Company Logo


TERJEMAHAN

Indonesian Arabic English French German

PENGUNJUNG

102599
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
Total
10
213
471
100151
4870
6114
102599
Your IP: 54.82.187.225
Server Time: 2014-07-24 01:54:03
Visitors Counter

Danau Tambing

Lokasi: Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah - Indonesia

 

 DANAU TAMBING

Merdunya Orchestra Alam

 

Danau Tambing - Hari masih pagi. Kabut masih menyungkup kawasan Taman Nasional Lore Lindu. Dingin terasa menusuk tulang. Tapi indahnya panorama alam mengobati mata dan hati. Segar rasanya pikiran. Terletak tak jauh dari jalan poros Palu-Napu, sekitar 80 kilometer ke arah selatan Kota Palu, Ibukota Provinsi Sulawesi Tengah, Taman Nasional seluas 217.000 hektare ini mudah dicapai dengan sepeda motor juga mobil.

Ada beberapa daerah kawasan hutan dan non-hutan yang membangun Taman Nasional ini. Salah satunya adalah Danau Tambing dengan ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut. Dari Palu jaraknya sekitar 80 kilometer. Danau ini menjadi pilihan para pencinta burung dan juga penyuka petualangan alam bebas.

Lokasi Danau Tambing adalah bagian dari salah satu kawasan Taman Nasional di Indonesia. Terletak di wilayah Kabupaten Donggala, Sigi dan Poso. Taman Nasional Lore Lindu ditetapkan sebagai Cagar Biosfir oleh United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) atau Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengurusi pendidikan, ilmu pengetahun dan budaya, pada tahun 1977.

Di kawasan ini kita bisa menemukan sekitar 263 jenis burung. Bahkan, sebanyak 30 persen di antaranya merupakan endemik, artinya tidak bisa ditemukan di daerah lain. Di Danau Tambing, kita bisa menemukan antara lain Nuri Sulawesi (Tanygnatus sumatrana), Kakatua (Cacatua sulphurea), Rangkong (Buceros rhinoceros dan Aceros cassidix) atau Pecuk ular (Anhinga rufa).

Indahnya panorama alam, riuhnya kicau burung akan menyambut kita sesampainya di tepi Danau Tambing. Kabut pagi masih menggantung di atas danau yang luasnya tak sampai 1 hektare itu.

Danau ini juga menjadi ladang pencaharian warga setempat. Mereka, para nelayan rimba mengail dan menjala ikan mujair dan juga belut di danau ini. Warga setempat, bisa memandu kita menyusuri kawasan ini.

Kita harus sabar dan tenang juga betah berlama-lama bila berada di sini. Agar bisa melihat burung-burung keluar dari sarangnya dan menikmati merdu kicauannya.

Baru dua jam berada di kawasan ini, sudah 9 jenis burung yang kami temui. Dua diantaranya adalah burung kipasan Sulawesi (Rhipidura teysman) dan burung kancilan ungu (maroon-backed whistler). Kedua burung ini sangat mungil, ukurannya tak lebih besar dari salak pondoh. Kicauannya sangat merdu. Dua burung ini benar-benar endemik Sulawesi dan hanya bisa ditemui di Taman Nasional Lore Lindu. Kami dan para wisatawan lainnya beruntung dapat menjumpai dua burung nan elok ini.

Jika mengamati empat hingga lima hari ke depan kita bisa menjumpai 100 spesies burung di kawasan danau Tambing Anaso.

Nah, jika suatu waktu Anda berniat berkunjung ke Danau Tambing, berikut tips yang bisa jadi panduan menikmati indahnya panorama danau juga merdunya kicauan burung-burung khas di sana. Sebaiknya untuk berkunjung ke sana di pagi hari. Itu waktunya burung-burung keluar dari sarang mereka, dan mempertontonkan orkestra alam yang luar biasa.
Karena lokasi danau berada di ketinggian 1700 mdpl, sebaiknya memakai jaket tebal, karena cuacanya sangat dingin. Jangan lupa membawa perbekalan yang cukup. Jika terbiasa di alam bebas, bisa membawa nesting atau alat masak lainnya, sekadar memasak kopi atau mie instan.

Dari Palu, Danau Tambing dapat dicapai dengan kendaraan umum. Bisa pula naik sepeda motor atau mobil sewaan seharga Rp 250 ribu per hari di luar bensin dan tip buat sopirnya dengan arak tempuh paling lama sekitar 2 jam.

Bila ingin menginap, bawalah sleeping bag dan tenda dump untuk alas tidur. Ada shelter, pondokan Polisi Hutan (Polhut) didirikan di sana, namun kondisinya kini kotor tak terurus. Tapi kalau hujan Anda bisa berteduh di shelter ini.

Bagi pehobi mancing, jangan lupa membawa alat pancing. Ada ikan mujair, ikan mas dan belut menunggu di sana. Tentu akan mengasyikan bila sempat membakar ikan di sekitar Danau Tambing ini. Bagaimana, Anda tertarik? Segeralah siapkan rencana berakhir pekan di Danau Tambing. Oh, hampir lupa, bila ingin menikmati burung-burung khas ini, jangan lupa membawa teleskop, juga kamera minimal yang memakai lensa 70 milimeter.

Jadi, siap-siap!

 

 Wisata Danau Lainnya

Quick Link

     

    

KATEGORI BISNIS

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
Joomla! Slideshow

BANNER SPACE

iklan bamboo
iklan melia dongker
iklan teak art
iklan rm sederhana
iklan mandiri
Ansar Travel


Suport By

Palu Display
Lebo Bamboo

Powered by PaluGate®2012.